JURNAL ANALISIS KESALAHAN PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA PADA CERITA AKUN INSTAGRAM ALVIN MATONDANG
Nama: Dewi An-nisa harahap
NPM: 201214017
Kelas: 7-A
Mata Kuliah: Analisis Kesalahan Berbahasa
ABSTRAK
Penggunaan bahasa yang berada disosial media instagram sebagai alat komunikasi dalam sehari-hari salah satunya untuk berkomentar dan penulisan caption. Berbagai bahasa yang digunakan dalam komunikasi antara lain Bahasa Indonesia, bahasa daerah, ragam bahasa , dan bahasa asing. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan wujud kesalahan penggunaan bahasa Indonesia di instagram dan untuk mendeskripsikan bentuk variasi kesalah pahaman penggunaan bahasa indonesia di instagram. Metode penelitian ini menggunakan kualitatif yang bersifat deskriptif karena dalam penelitian ini peneliti untuk mengidentifikasi kesalahan bahasa yang berada media sosial terutama di instagram. Hasil penelitian menunjukan ketidak efektifan dalam pengguna bahasa yang dilakukan oleh pengguna media sosial instagram pada wujud penggunaan bahasa Indonesia adanya (1) kesalahan ejaan (2) pemakaian diksi (3) kesalahan struktur tata bahasa. Ada juga bentuk kesalahpahaman dalam penggunaan bahasa Indonesia di instagram (1) variasi bahasa Indonesia dan bahasa Inggris (2) variasi bahasa Indonesia dengan bahasa gaul, bahasa Inggris, bahasa daerah setempat.
Kata-kunci: Kesalahpahaman
bahasa; media sosial; ragam bahasa.
A. PENDAHULUAN
Penggunaan bahasa memiliki peranan dalam berkomunikasi setiap hari. Bahasa Indonesia merupakan bahasa sangat yang efektif untuk dipergunakan setiap berkomunikasi. Setiap aktivitas baik secara langsung maupun di media sosial. Dengan adanya komunikasi banyak sekali pilihan dan semakin canggih dalam mengungkapkan sesuatu kata atau kalimat, sehingga menimbulkan banyak kesalahan dalam penggunaan bahasa Indonesia di zaman sekarang.
Teknologi merupakan salah satu alat yang mempermudah kegiatan atau aktivitas manusia. Internet ini dapat di akses di mana saja serta kapanpun dilakuan oleh seseorang tidak mengenal umur baik dari anak-anak, remaja, dewasa, lansia dengan leluasa. Kebahasaan dalam menggunakan media sosial dan memberikan potensi masyarakat dalam mengekspresikan maksud dan tujuan dari pengguna. Pengguna tidak hanya berkomunikasi untuk menyapa, memuji, kirim foto, video saja. Namun juga memberikan komentar-komentar yang cukup aneh adalah instagram. Dalam hal tersebut saya sebagai penulis mendeskripsikan wujud kesalahan penggunaan bahasa Indonesia di instagram.
Instagram merupakan media yang sering terdapat dengan fitur yang berfokus pada gambar dan video, tidak seperti facebook yang lebih dahulu muncul memiliki fitur lebih bebas dan lebih fleksibel dalam penggunaan. Gambar dan video yang sering di publikasikan oleh pengguna akun di instagram biasanya disertai status (caption) ini yang menjelaskan gambar dan video yang diunggah dalam akun tersebut. Sering dijumpai dalam pengguna akun di instagram menemukan kata-kata ataupun kalimat yang dalam instagram melenceng dari bahasa Indonesia ini sebagai wujud mendeskripsikan bentuk variasi kesalahpahamanpenggunaan bahasa Indonesia di instagram sebagai masalah yang sering terjadi.
Berdasarkan uraian di atas maka, permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana wujud kesalahan dalam penggunaan bahasa Indonesia dan bagaimana bentuk barisi kesalahpahaman di instagram. Pambajeng (2018) menjelaskan bahwa gaya bahasa merupakan suatu penggunaan bahasa yang bisa dikatakan kasar dan halus, karena pengunaan saat penulisan caption warga net tidak memperdulikan apa akibat dalam penulisan. Terdapat pengguna media sosial salah satunya penggunaan instagram yang menggunakan bahasa kasar serta bahasa yang tidak patut untuk dipertontonkan di ranah publik. Walaupun pengguna tahu bahwa bahasa digunakan kasar mereka masih saja tetap digunakan dalam berkomentar dan caption. Bahasa yang kasar bukan hanya digunakan dalam sosial media melainkan dalam komunikasi secara langsung.
Berbahasa dengan menggunakan ragam bahasa gaul ini dijadikan sebagai bahasasehari-hari. Bahkan berbagai kalangan umur menjadikan akun instagram sebagai media curahan hati atau cemoohan melalui sosial media tanpa memperdulikan efek yang ditimbulkan nanti kedepannya. Bukan hanya menggunakan ragam bahasa saja melainkan menggunakan bahasa asing seperti bahasa inggris yang sering dicampurkan dengan bahasa Indonesia atau bahasa daerahnya masing - masing. Terdapatnya wujud kesalahan didalam berbahasa atau penulisan dalam caption dan berkomentar ini sering diabaikan dengan penggunaan ejaan, diksi serta dalam struktur tata bahasa.
B. METODE PENELITIAN
Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif kualitatif. Data penelitian ini bersumber dari penggunaan media sosial yang dilakukan dengan menganalisis cerita melalui media instagram yang digunakan sebagai media komunikasi bertukar pikiran pada seseorang. Penelitian yang ditulis ini berkaitan dengan analisis penggunaan gaya bahasa pada media instagram. Sumber data merupakan bahan, sebagai acuan yang digunakan dalam penelitian. Sumber data dalam penelitian ini adalah cerita di instagram. Peneliti dapat mengetahui ketidak efektifan dalam pengunaan bahasa yang dilakukan oleh pengguna media sosial instagram pada wujud penggunaan dan kesalahpahaman bahasa Indonesia. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik bebas simak dan teknik catat (Saputra, 2016) Teknik ini diterapkan untuk memperoleh data secara langsung dari objek penelitian dengan mencari data pada media instagram untuk mengklasifikasi data yang relavan. Data diambil dari beberapa cerita di instagram yang mengenai kesalahan berbahasa.
C. HASIL DAN PEMBAHASAN
Mendeskripsikan wujud kesalahan penggunaan
bahasa Indonesia di instagram. Dalam penggunaan bahasa Indonesia masih
terdapatnya kesalahan dalam berbahasa seperti pada ceritadi akun instagram masing-masing. Seiring berjalannya waktu banyak
sekali variasi bahasa yang digunakan masyarakat dalam mengungkapkan kata-kata
ataupun kalimat yang dituang dalam media sosial. Dengan lalainya bahasa sering
kali menggunakan kesalahan penggunaan kata-kata yang ejaan, pemakaian diksi,
struktur tata bahasa, dan bahasa campuran misal bahasa Indonesia dicampur
dengan bahasa Inggris. Dalam pengungkapannya dalam instagram netizen bisa
sesuka hati dalam berkomentar tanpa memperdulikan efek yang dijadikan setelah
mengungkapkan bahasa yang digunakannya setiap unggahan. Wujud kesalahan
penggunaan bahasa Indonesia antara lain:
a. Kesalahan Ejaan
Penggunaan bahasa Indonesia seharusnya berpedoman dengan kaidah ejaan yang disempurnakan (EYD) ini salah satu faktor hal yang sangat penting dalam menulis. Penggunaan bahasa pada cerita sosial media instagram biasanya terdapat kesalahan karena dalam proses penulisan cerita tidak berpedoman pada kaidah bahasa yang benar.
data 1 unggahan cerita instagram @alvin_mtd:
kalimat: "Sudah hampir 1 bulan
GENOSIDA by IsraHELL seperti dibiarkan begitu saja oleh PBB, harus tunggu
berapa banyak korban lagi kah!?? Bagus PBB dibubarkan aja, macam gak ada
gunanya kelen!!!"
Analisis: Analisis kesalahan kalimat diatas adalah dalam penggunaan kalimat "GENOSIDA by IsraHELL" dan kalimat "macam gak ada gunanya kelen"
Pada kalimat pertama diatas pengguna akun Instagram @alvin_mtd menggabungkan huruf kapital dan huruf kecil lalu ada satu kata bahasa asing yang di gunakan. Seharusnya di ketik "genosida oleh Israel".
Lalu pada kalimat kedua menggunakan bahasa non baku yang seharusnya di ketik "seperti tidak ada gunanya kalian"
data 2 unggahan cerita instagram @alvin_mtd:
kalimat: "Kalo emang bangsa Pilihan Tuhan, yang dipilih nya kelewat sadis sih kak macam yg kita tengok selama ini.. Anak kecil kepalanya tebelah dua, Otaknya keluar sampek isi kepalanya kopong, sampek ada lagi yg anak kecil tulang kakinya patah menembus daging, semua ulah siapa?I
IsraHELL..
Setahu ku Tuhan itu penuh Kasih..
Analisis: banyak kesalahan penggunaan bahasa Indonesia pada kalimat diatas, seperti kata non baku dan sebagainya.
Seharusnya kalimat diatas di ketik "Kalau memang bangsa Pilihan Tuhan, yang dipilih nya terlalu sadis kak seperti yang kita lihat selama ini, Anak kecil kepalanya terbelah dua, Otaknya keluar sampai isi kepalanya kopong, sampai ada lagi yang anak kecil tulang kakinya patah menembus daging, semua ulah siapa?
Israel
Setahu ku Tuhan itu penuh Kasih.
Kesimpulan:
penelitian ini menyoroti ketidakefektifan penggunaan bahasa Indonesia di Instagram, terutama dalam hal ejaan, pemakaian diksi, dan struktur tata bahasa. Kesalahan tersebut mencakup variasi dalam penggunaan bahasa Indonesia dan bahasa asing, termasuk bahasa gaul dan bahasa daerah. Penggunaan teknologi, khususnya media sosial seperti Instagram, memberikan kemudahan dalam berkomunikasi, namun juga membawa potensi kesalahan dalam penggunaan bahasa. Gaya bahasa kasar dan campuran bahasa menjadi masalah, baik dalam cerita instagram maupun komentar, dengan penggunaan yang kurang memperhatikan akibatnya. Penggunaan ragam bahasa gaul dan bahasa asing, seperti bahasa Inggris, menjadi lazim tanpa memperdulikan efek jangka panjangnya. Kesalahan dalam berbahasa sering diabaikan, mencakup aspek ejaan, diksi, dan struktur tata bahasa. Dengan demikian, penelitian ini memberikan pemahaman tentang kompleksitas penggunaan bahasa di Instagram serta urgensi peningkatan kesadaran akan pemilihan kata dan gaya bahasa yang tepat dalam komunikasi digital.
Komentar
Posting Komentar